
Para pelaku pasar yang bearish terhadap emas masih belum yakin dan mundur dari level support utama, meskipun bulan lalu sempat menekan harga emas turun dari level tertinggi dalam beberapa bulan. Kondisi RSI yang lemah menantang momentum bearish terbaru, sementara MACD tampaknya mendukung penjual XAUUSD yang berupaya menembus garis support yang telah bertahan selama 11 minggu di sekitar $1,860. Perlu dicermati bahwa level 50-DMA di sekitar $1,848 menjadi penghalang tambahan sebelum harga mengarah ke level retracement Fibonacci 38,2% dari kenaikan harga emas batangan pada September 2022 hingga Februari 2023, di sekitar $1,827. Jika harga komoditas terus bearish setelah menembus $1,827, level bulat $1,800 dan level 200-DMA di sekitar $1,776 akan menjadi perhatian.
Sebagai alternatif, pergerakan pemulihan dapat mengarah ke level $1,900 untuk meyakinkan pembeli emas. Setelah itu, level $1,930 dan $1,945 dapat menguji momentum kenaikan sebelum harga mengarah ke puncak swing terbaru di sekitar $1,960. Jika logam mulia bertahan menguat di atas $1,960, level tertinggi Maret 2022 di sekitar $1,966 dapat menjadi titik konfirmasi bagi reli yang menargetkan level psikologis $2,000.
Secara keseluruhan, harga emas hampir berbalik bearish, tetapi para penjual sebaiknya menunggu penembusan yang jelas ke bawah level $1,860.