
NZDUSD melonjak ke level tertinggi dalam tiga minggu dan menembus EMA 200, meskipun Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) tidak menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya sejak Oktober 2021. Namun, perlu dicatat bahwa pasangan Kiwi ini masih berada dalam channel bearish yang terbentuk selama lima bulan dan kini mendekati resistance terdekat, yaitu level tertinggi bulanan sebelumnya di sekitar 0.6250. Jika harga mampu bertahan di atas 0.6250, garis atas channel tersebut di dekat 0.6290, disusul level psikologis 0.6300, akan menjadi level penting untuk dicermati. Penembusan yang jelas di atas level tersebut dapat membuka jalan untuk menguji level tertinggi tahun ini yang tercatat pada Februari, di sekitar 0.6540.
Di sisi lain, penutupan harian di bawah EMA 200, yang terakhir berada di sekitar 0.6220, dapat memicu koreksi NZDUSD menuju level retracement Fibonacci 38,2% dari kenaikan Oktober 2022 hingga Februari 2023, di dekat 0.6150. Setelah itu, garis support menanjak yang terbentuk sekitar enam minggu lalu di dekat 0.6085 dan level retracement Fibonacci 50% di sekitar 0.6030 dapat menguji para penjual NZD. Jika nilai tukar tetap lemah di bawah 0.6030, level psikologis 0.6000 akan menjadi penahan sebelum garis bawah channel tersebut di sekitar 0.5930 menjadi pertahanan terakhir bagi para pembeli.
Secara keseluruhan, NZDUSD mengabaikan keputusan RBNZ untuk mempertahankan kebijakan dan berpotensi menguji pola grafik bearish.