
Pasar global mengawali pekan penting yang mencakup sejumlah agenda bank sentral dan rilis data papan atas dengan lesu. Kembalinya China setelah libur selama sepekan juga dapat menambah volatilitas pasar. Namun, kecemasan menjelang katalis utama membuat trader tetap berhati-hati dan mencermati AUDUSD, pasangan mata uang yang menjadi barometer risiko.
Perlu dicatat bahwa Dolar AS kesulitan melanjutkan rebound selama dua hari, sementara imbal hasil obligasi Treasury turun.
Selain itu, harga emas mencatat kenaikan tipis dan mengakhiri tren turun selama dua hari, tetapi harga minyak belum berhasil pulih.
USDJPY termasuk pasangan yang paling diuntungkan oleh pelemahan dolar AS, serta kabar seputar target inflasi BoJ. Sebaliknya, USDCAD berada di posisi terbawah akibat harga minyak yang lebih rendah, padahal minyak merupakan sumber utama pendapatan ekspor Kanada.
Namun, perlu diperhatikan bahwa BTCUSD dan ETHUSD turun dari level tertinggi dalam beberapa hari terakhir di tengah berita negatif bagi industri dan konsolidasi kenaikan terkini saat pekan penting dimulai.
Berikut adalah pergerakan terbaru aset-aset utama:



Meski berita utama dari China mengindikasikan peningkatan belanja selama liburan dan penurunan angka Covid, pelaku pasar belum menyambut positif berita yang mendukung sentimen risiko tersebut karena kecemasan menjelang pertemuan kebijakan moneter Federal Reserve (Fed) yang sangat penting. Data aktivitas bulanan China, laporan ketenagakerjaan AS, serta pertemuan kebijakan moneter Bank Sentral Eropa dan Bank of England (BoE) juga akan menjadi perhatian.
Selain kecemasan menjelang acara, rumor bahwa BoJ mungkin menjadikan target inflasi 2,0%-nya sebagai sasaran jangka panjang, seperti yang disarankan panel pemerintah, menekan imbal hasil obligasi Treasury dan dolar AS.
Di sisi lain, data perdagangan Selandia Baru yang beragam dan keberhasilan Australia mempertahankan peringkat S&P Global juga tidak cukup menarik bagi trader NZDUSD dan AUDUSD, yang sedikit berada di bawah tekanan jual saat berita ini ditulis.
EURUSD dan GBPUSD mencatat pelemahan tipis saat pasangan mata uang utama mengonsolidasikan penguatan baru-baru ini di tengah sesi yang lesu dan beragam katalis risiko.
Selanjutnya, harga emas masih tertekan setelah melemah selama dua hari, tetapi belum memuaskan para penjual. Sementara itu, minyak Brent berbalik arah dari kenaikan sehari sebelumnya di tengah kekhawatiran akan bertambahnya pasokan.
Di sisi lain, pembatasan penarikan uang tunai melalui ATM di Nigeria, kekhawatiran akan langkah-langkah regulasi, serta penguatan kembali dolar AS menekan harga BTCUSD dan ETHUSD.
Data sentimen dari Zona Euro dan Indeks Manufaktur Dallas Fed AS akan mengawali pekan penting ini dengan agenda yang relatif sepi. Namun, perhatian utama akan tertuju pada sentimen terhadap bank-bank sentral dan Tiongkok untuk mendapatkan arah yang jelas.
Semoga keberuntungan menyertai trading Anda!