
Sentimen pasar tetap sedikit positif meski minim katalis utama, karena para trader mempertahankan optimisme terkait China di tengah harapan bahwa kebijakan moneter ketat akan berakhir lebih cepat.
Optimisme yang berhati-hati, bersama dengan imbal hasil obligasi Treasury yang melemah, menekan dolar AS. Hal ini kemudian mendorong harga komoditas dan mata uang Antipodean naik tipis.
Meski demikian, GBPUSD menguat untuk hari kedua berturut-turut, walaupun data inflasi Inggris menunjukkan pelemahan, berlawanan dengan komentar hawkish dari para pejabat BoE.
Namun, EURUSD kesulitan mempertahankan rebound sejak awal pekan karena angka sentimen konsumen Jerman memburuk. Sementara itu, AUDUSD dan NZDUSD menguat berkat harapan akan stimulus tambahan terkait China, sedangkan USDCAD gagal memperoleh keuntungan dari harga minyak yang lebih rendah.
Di sisi lain, harga emas masih menguat, sedangkan harga minyak kesulitan melanjutkan penurunan dari level tertinggi mingguan pada hari sebelumnya. Para trader komoditas tetap berhati-hati menjelang rilis data AS.
Terkait aset kripto, aset digital papan atas masih tertekan di tengah kekhawatiran akan meningkatnya volatilitas harga Bitcoin dan Ethereum, serta kekhawatiran akan regulasi yang ketat.
Berikut adalah pergerakan terbaru aset-aset utama:



Karena minimnya katalis utama dan para trader membutuhkan lebih banyak bukti untuk mengonfirmasi komentar hawkish para bankir sentral utama yang disampaikan di Jackson Hole, pasar bergerak konsolidatif pada awal Selasa. Para trader juga masih ragu terhadap optimisme terkait China, karena kekhawatiran ekonomi seputar Beijing dan Jerman menghambat pemulihan global dari COVID. Di sisi lain, sinyal yang beragam mengenai inflasi Inggris dan pernyataan hawkish BoE, serta kekhawatiran akan resesi di Inggris, mendorong pemulihan pasangan GBPUSD.
Perlu dicatat, kembalinya trader Inggris setelah akhir pekan panjang, ditambah pelemahan dolar AS secara luas, menarik minat pembeli Cable menjelang rilis data kepercayaan konsumen dan perumahan AS.
Setelah data indeks sentimen konsumen Jerman menunjukkan hasil yang lemah, para pelaku pasar akan mencermati Indeks Keyakinan Konsumen CB AS, Indeks Harga Rumah, dan lowongan kerja JOLTS untuk mendapatkan gambaran pasar yang lebih baik. Namun, para pelaku pasar yang optimistis membutuhkan konfirmasi dari data inflasi dan ketenagakerjaan AS pekan ini agar tetap memegang kendali.
Semoga keberuntungan menyertai trading Anda!