Logout
Apakah anda yakin mau keluar?
MTrading Team • Hari ini

Emas melanjutkan rebound sejak awal pekan meski pasar belum banyak bergerak

Emas melanjutkan rebound sejak awal pekan meski pasar belum banyak bergerak

Pasar global masih diliputi ketidakpastian, meski optimisme yang berhati-hati tetap bertahan di tengah reaksi awal atas keengganan Ketua Fed Jerome Powell menyambut positif data NFP AS yang menggembirakan. Sentimen yang sedikit positif ini bisa semakin menguat berkat pidato kenegaraan Presiden AS Joe Biden (SOTU), yang menggambarkan perekonomian terbesar dunia dalam kondisi cerah. 

Selain itu, harapan akan pertumbuhan ekonomi China yang kuat turut mendukung pelaku pasar yang bersedia mengambil risiko di tengah lesunya perdagangan pada hari Rabu. Meski demikian, kekhawatiran yang berasal dari China dan nada hawkish para pembuat kebijakan bank sentral AS secara keseluruhan tampaknya membayangi sentimen pasar.

Perlu dicatat bahwa imbal hasil obligasi Treasury AS turun setelah naik selama tiga hari berturut-turut dan turut menyeret Dolar AS melemah. Kondisi ini, bersama optimisme hati-hati di pasar, membantu pembeli emas, sementara minyak Brent melemah dari level tertinggi mingguannya.

AUDUSD mencerminkan sentimen risk-on, sementara NZDUSD gagal menguat meski PM Selandia Baru Hipkins menyampaikan komentar optimistis. Selain itu, USDJPY mengabaikan penurunan imbal hasil dan terus naik melewati 131.00, sedangkan USDCHF kekurangan katalis untuk mengakhiri sesi trading yang lesu.

Mata uang kripto kesulitan melanjutkan pemulihan pada hari sebelumnya di tengah kekhawatiran akan regulasi ketat dari otoritas di AS, Inggris, dan negara-negara utama Asia.

Berikut adalah pergerakan terbaru aset-aset utama:

  • Minyak Brent kesulitan melanjutkan tren kenaikan selama dua hari di dekat $84,00.
  • Emas naik untuk hari kedua berturut-turut, menguat 0,45% ke sekitar $1.875 saat berita ini ditulis.
  • Indeks USD turun selama dua hari berturut-turut ke sekitar 103.10 saat berita ini ditulis.
  • Wall Street ditutup melemah, tetapi saham di kawasan Asia-Pasifik diperdagangkan bervariasi, sementara saham di Eropa dan Inggris mencatat kenaikan tipis.
  • BTCUSD bergerak naik turun di atas $23.000, tetapi ETHUSD mencatat kenaikan tipis di sekitar $1.680.
Kondisi trading terbaik di industri
Bonus deposit
hingga 200% Bonus deposit 
hingga 200%
Spread
mulai dari 0 pip Spread 
mulai dari 0 pip
Platform Copy Trading
yang mendapatkan penghargaan Platform Copy Trading 
yang mendapatkan penghargaan
Bergabung sekarang juga

Hari yang secara keseluruhan sepi aktivitas

Meski ada pidato Ketua Fed Powell dan pidato Kenegaraan (SOTU) Presiden AS Joe Biden, pasar tetap lesu karena kedua peristiwa tersebut tidak memberikan arah yang jelas. Kekhawatiran yang beragam terkait China turut memperkuat sikap pasar yang tidak banyak bergerak, karena kekhawatiran akan ketegangan antara China dan AS berseberangan dengan ekspektasi pertumbuhan.

Perlu dicatat bahwa Gubernur Bank of Canada Tiff Macklem gagal meyakinkan para trader Loonie, meski mengisyaratkan kemungkinan jeda dalam kenaikan suku bunga. Kurs CAD juga tidak melemah di tengah pergerakan harga minyak mentah, komoditas ekspor utama Kanada.

Di sisi lain, harga emas naik untuk hari ketiga berturut-turut, didukung optimisme yang berhati-hati dan imbal hasil yang lebih rendah. Sementara itu, harga minyak Brent masih lesu setelah pulih selama dua hari dari level terendah bulanan.

Di sisi yang lebih luas, pelemahan dolar AS dan kontrak berjangka saham yang sedikit tertekan, meski Wall Street ditutup menguat, membuat trader bingung. Kekhawatiran yang meningkat terhadap regulasi kripto yang ketat di negara-negara maju dan ekonomi utama Asia turut menguji kekuatan bullish BTCUSD dan ETHUSD belakangan ini.

  • Sinyal beli kuat: USDJPY
  • Sinyal jual kuat: ETHUSD, GBPUSD
  • Beli: USD Index, USDCAD, Nasdaq, EURUSD
  • Jual: DAX, FTSE 100, emas, BTCUSD, AUDUSD

Faktor kualitatif adalah kuncinya

Dengan minimnya data atau peristiwa penting, komentar dari pejabat bank sentral tingkat kedua, faktor pemicu risiko terkait China, serta kekhawatiran akan resesi dapat terus menarik perhatian pelaku pasar ke depan. Di tengah perkembangan ini, aset berisiko mungkin berkonsolidasi setelah mencatat kerugian baru-baru ini, bahkan bisa menguat lebih lanjut. Namun, pelemahan Dolar AS lebih lanjut tampaknya kecil kemungkinannya.

Semoga keberuntungan menyertai trading Anda!